Sebegitu Besar Kesempatan Bisnis Online?

By | July 6, 2019

Sebegitu Besar Kesempatan Bisnis Online?

Saat ini tengah berlangsung perubahan besar dari era industri jadi era informasi yang diberi nama dengan Revolusi Digital. Apa anda sadar pergantian cepat tengah berlangsung? Hal ini mengakibatkan berlangsungnya revolusi digital di berbagai penjuru dunia. Yang lebih menarik, revolusi digital ini telah siap melesat sebab telah masak & barusan masuk ke gelombang ketiga. “Tapi gelombang satu & duanya kapan berlangsungnya? Saya flash back sedikit. Gelombang Pertama (1985 – 1999) Zero to One. Ketika itu terbentuk beberapa produk piranti lunak basic, modem, mikroprosesor, piranti keras & network yang menyambungkan semua itu. Gelombang Ke-2 (2000 – 2015 ) Aplikasi & Komersialisasi Ketika itu lahir mesin pencari Google, smartphone Apple, aplikasi smartphone Android & Appstore dan sosial media. Gelombang Ke-3 (2016) – Online of Things Era ini diikuti dengan intensnya perdagangan lewat dunia maya & pendatang baru melawan korporasi-korporasi besar.

Sebegitu Besar Kesempatan Usaha Online?

Apa yang berlangsung dalam 3 gelombang revolusi digital ? Ini yang berlangsung :

1.Cara Bisnis Online: Revolusi Digital

Pergantian piranti, aplikasi & penambahan kecepatan mikroprosesor yang bertambah 2x lipat tiap-tiap 24 bulan. Resiko pergantian ini kecepatan online bertambah secara EKSPONENSIAL. Nih, saya terangkan jadi bila tahun ke-1 kecepatannya 10, tahun ke-3 jadi 20, tahun ke-5 jadi 40, tahun ke-8 jadi 80, tahun ke-10 jadi 160, tahun ke-12 jadi 320, tahun ke-14 jadi 640, dan seterusnya. Ini dampak seperti bola salju. Berapakah kekuatan kesempatan usaha online di Indonesia? APJII (Asosiasi Pelaksana Layanan Online Indonesia) pada November 2016 lakukan survey. Hasil dari survey, saya temukan 4 data yang membuat saya yakin jika usaha masa depan adalah usaha online dan kesempatan usaha online sangat besar. Penetrasi pemakai online Indonesia telah menjangkau 132,7 juta masyarakat – 50.8% dari keseluruhan 261.1 juta masyarakat. Ini bermakna, 132.7 juta masyarakat telah memakai online.

Baca Juga : Efek Bisnis Online, Apa Saja?

2.Cara Bisnis Online: Penetrasi Online Indonesia

94.8 juta masyarakat atau 71% formasi pemakai online Indonesia dari angkatan kerja berumur produktif & konsumtif. Ini bermakna, 94.8 juta masyarakat yang masuk ke online adalah kelompok usia yang mempunyai kendali uang untuk berkonsumsi.

3.Cara Bisnis Online: Formasi Pemakai Online

123.5 juta atau 93.1% masyarakat masuk ke online untuk terhubung content komersial. Ini bermakna, 123,5 juta masyarakat masuk online dengan kemauan untuk beli suatu.

4.Cara Bisnis Online: Tingkah laku Pemakai Online

10.4 juta atau 8.4% masyarakat akses ke online untuk usaha, berdagang & mencari barang. Ini bermakna, 10.4 juta orang masuk ke online untuk lakukan transaksi.

5.Cara Bisnis Online: Tingkah laku Pemakai Online 2

Jika dirangkum 7 juta masyarakat telah memakai online. 8 juta masyarakat yang masuk ke online adalah kelompok usia yang mempunyai kendali uang untuk berkonsumsi. 123,5 juta masyarakat masuk online dengan kemauan untuk beli suatu. 4 juta orang masuk ke online untuk lakukan transaksi. Intisarinya Kekuatan usaha online di Indonesia begitu besar sebab mulai kebanyakan penduduknya mempunyai akses online bebas dan kemauan untuk usaha & belanja yang tinggi ketika terhubung online. Semua data berikut membuat raksasa ritel online Alibaba Grup dari Cina masuk ke Indonesia. Lippo Grup masuk ke usaha online lewat mataharimall.com. blibli.com dipunyai Djarum Grup dan dibangun semenjak 2011. Tokopedia.com & Bukalapak.com dimodali besar oleh Venture Capital asing. Elevenia.com nyatanya 50% sahamnya milik PT. XL. Kabar berita 5 Media Online Terkenal Berkaitan Kekuatan Usaha Online di Indonesia

6.Cara Bisnis Online: Ecommerce Booming

E-Commerce Tengah Booming di Indonesia, Penemuan Survey Maka 76% pemakai online di Indonesia belanja online di tahun awalnya & keluarkan Rp 5.5 Juta rata-rata pertahun, satu hasil survey mengutarakan. Survey yang dilaksanakan oleh Greenberg Merek Strategy untuk perusahaan kartu credit Visa tunjukkan jika online shopper adalah golongan muda & habiskan lebih kebanyakan uang belanja di web. Hampir setengahnya atau 48% dari online shopper ada di golongan umur 18 – 30 tahun & membuahkan penghasilan lebih besar. “E-commerce di Indonesia berkembang pesat karena jumlahnya warga Indonesia yang terhubung dengan online, khususnya dengan smartphone, bertumbuh,” tutur Ellyana Fuad, Presiden Direktur Visa Indonesia …

7.Cara Bisnis Online: Indonesia Next Ecommerce

Indonesia Akan Jadi Pasar E-Commerce Paling besar Selanjutnya. Indonesia tunjukkan kebanyakan kesempatan usaha online untuk e-commerce antara negara berkembang Asia yang lain, dengan prediksi saat ini tempatkan e-market negara kepulauan ini di US$ 130 Miliar di tahun 2020 (di nomer 3 di belakang Cina & India). Dengan perkiraan perkembangan tahunan di angka 50% & kuatnya ide di hp, para retailer mempunyai kesempatan unik di Indonesia untuk konsentrasi meningkatkan mobile basis untuk memfasilitasi perkembangan e-market.

8.Cara Bisnis Online: Opportunity in Indonesia

Kesempatan Usaha Online di Indonesia : Online Shopping Memperoleh Popularitas. Industri e-commerce Indonesia (online shopping) direncanakan akan bersambung, berkembang cepat di tahun akan datang sebab makin kebanyakan warga Indonesia yang mempunyai akses online di tengahnya naiknya penghasilan per kapita GDP (mengakibatkan tumbuh pesatnya kelompok kelas menengah). Daya beli warga Indonesia sudah berkembang cepat & dibarengi dengan makin populernya smartphone, warga yang beli barang mengonsumsi lewat online semakin bertambah.

9.Cara Bisnis Online: Explosive Online Sales Growth

Jack Ma di Indonesia Tunjukkan ‘Ledakan’ Perkembangan Penjualan Online. Indonesia mempunyai pasar e-commerce yang dibilang McKinsey & Co. bisa jadi satu diantara yang bertumbuh paling pesat di dunia, sisi dari ekonomi digital yang meningkatkan Produk Domestik Bruto US$150 Milyar per tahun di 2025. Ini adalah ialah fakta untuk (Presiden) Jokowi untuk berpaling ke (Jack) Ma, pendiri Alibaba Grup Holding Ltd. untuk memberi input pada administrasinya cara untuk melesatkan retail online di negeri. “Ini mempunyai kekuatan & saya fikir beberapa bersumber dari Indonesia, yang secara kultur, luarbiasa konsumtif,” tutur Adrian Li, managing mitra dari Convergence Ventures, Kelas customer warga perkotan Indonesia, individu dengan kemampuan mengonsumsi $10 /hari – tengah bertumbuh 5 Juta per tahun & akan menjangkau 86 Juta pada 2020 di sedang berkembang pesatnya akses Online, menurut McKinsey. Penjualan online akan menjangkau perkiraan 7-8% dari keseluruhan retail market pada 2020 dari saat ini 1% .

Baca Juga : Jadilah Reseller Online yang Sukses

10.Cara Bisnis Online: Revolusi Digital: Bukti Indonesia supremasi market SEA

Indonesia akan menguasai e-commerce Asia Tenggara,  E-commerce sejauh ini kesempatan usaha online paling besar dengan angka mengantisipasi perkembangan : 39% per tahun. Terlebih lagi, Google mengatakan pada 2025, Indonesia akan menguasai 52% seluruh kegiatan e-commerce di Asia Tenggara. Aspek terpenting hal ini, pastinya, sebab populasi besar Indonesia, yang menjangkau hampir 1/2 dari Asia Tenggara. Tapi unsur lainnya adalah geografis kepulauan. Hal ini membuat e-commerce unsur yang tidak dapat dijauhi di masa depan untuk distribusi barang. Dari semua data ini, saya meyakini kita semua yakin jika usaha online di Indonesia potensinya begitu besar, dan ini waktunya kita mulai masuk ke bisnis online.

Terima kasih, mudah- mudahan bermanfaat Jika anda ingin belajar lebih mendalam mengenai bisnis online, klik disini  untuk  baca infonya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *