Cara Berbelanja Online yang Aman dari Penipuan

By | June 22, 2019

Cara Berbelanja Online yang Aman dari Penipuan

Belanja online kini bukan lagi hal yang spesial, pasalnya hampir semua orang bisa mengerjakannya, sebab yang dipakai cuma kartu debet, smartphone dan koneksi online, dengan sangatlah Anda bisa bebas berbelanja online di toko online mana saja yang berada di indonesia. Di balik keringanan berbelanja online, ada berbagai jenis sela yang sering digunakan oleh para penipu untuk lakukan penipuan online. Kurangnya keamanan dalam berbelanja online dan lemahnya hukum untuk para pelaku kejahatan online membuat para penipu makin genjar lakukan laganya untuk mendapat keuntungan sepihak. Tapi, tidak butuh cemas, sebab pasti ada jalan keluar untuk menanganinya dan berikut saya bagi 8 cara aman berbelanja online, biar kita bisa terlepas dari kejahatan penipuan online.

Cara Berbelanja Online yang Aman dari Penipuan

1. Lihat Kualitas Toko Online

toko online berkualitas

Kualitas di sini bisa disaksikan dari kedisiplinan penjual (pemilik toko online) dalam memperbaharui harga barang yang ada. Apabila harga barang yang ditawarkan ketika chatting berbeda  dengan yang Anda lihat di toko online, jadi Anda butuh siaga.Penggunaan SSL (https) secara tidak langsung juga mengisyaratkan jika web toko online tersebut aman dan paling dipercaya, sebab data yang masuk akan di enkripsi. Cara lain untuk tahu kualitas dari toko online adalah dengan membaca testimoni dari para konsumen setia toko online itu. Pokoknya upayakan untuk jual beli online di situs toko online paling dipercaya di Indonesia seperti blibli, elevenia, lazada.

Baca Juga : 10 Usaha tanpa ada Modal

2. Cek Integritas Penjual

sosial media

Hal ini begitu penting dilaksanakan, sebab dengan tahu track-record dari penjual jadi kita bisa lihat apa penjual ini paling dipercaya atau seseorang penipu. Anda bisa memakai pertolongan media sosial untuk lihat kegiatan si penjual, tanyakanlah semua sosial media yang dipunyai konsumen lalu awalilah untuk memeriksa satu demi satu profile account sosial media penjual. Makin kebanyakan account sosial media yang dipunyai penjual dan testimoni positif dari para pembelinya, jadi makin menyakinkan juga penjual itu.

3. Pakai Computer & Koneksi Pribadi

computer pribadi di dalam rumah

Upayakan untuk tidak memakai computer umum, sebab kita tidak  pernah tahu apa computer itu ada keylogger, sebagai yakinkan untuk memakai computer pribadi. Satu lagi, sedapat mungkin jauhi memakai koneksi dari WiFi untuk mengirim informasi penting, sebab apabila koneksi WiFi itu tidak di enskripsi, jadi akan begitu mempermudah penjahat untuk lihat tiap-tiap transaksi yang Anda kerjakan terhitung lihat password yang Anda tuliskan.

4. Cermati E-mail Penipuan

contoh e-mail penipuan

Apabila Anda merasakan kiriman e-mail berisi link yang didalamnya minta Anda untuk membukannya, jadi pendapat saya jangan di-click dulu, coba cek terlebih dulu di virus keseluruhan, hal ini untuk pastikan jika link itu betul-betul aman dan bebas dari virus. E-mail yang berisi promosi dengan iming-iming harga yang begitu murah juga sebaiknya Anda cermati, sebab asumsinya tidak ada penjual yang sudi untuk tidak untung.

5. Yakinkan Barang Telah Dicek Penjual

Untuk menghindarkan hal yang tidak diharapkan seperti pengiriman produk yang cacat, jadi mintalah pada penjual untuk memeriksa barang terlebih dulu dan pastikan kualitas produk itu, sebab tidak dikit para penjual yang cuma bertindak selaku dropshiper (penghubung). Apabila butuh, Anda bisa juga menguji penjual dengan cara bertanya pertanyaan berkaitan produk yang Anda pesan. Dari sini Anda bisa lihat apa penjual betul-betul memahami berkaitan produk dia jual ataukah tidak.

6. Cek Rekening Penjual di Google

rekening penjual paling dipercaya

Google bisa begitu meringankan Anda untuk menghindarkan berlangsungnya penipuan online. Triknya dengan memakai mesin pencari Google untuk cari informasi berkaitan rekening penjual. Apabila di Google tidak ada hasil (kosong), jadi penjual itu bisa dikatakan jadi penjual yang bersih dan 99% saya pastikan penjual itu aman, paling dipercaya dan hampir tidak mungkin menipu Anda, tapi apabila ketika Anda masukkan rekening penjual di Google dan hasilnya berisi catatan hitam si penjual, jadi sebaiknya mencari penjual lain.

7. Asuransikan Barang yang Dipesan

Proses jual beli online tidak cuma berhenti hingga ada persetujuan di antara penjual dan konsumen, tapi juga hingga pada persetujuan untuk pilih kurir yang mengantarkan barang itu. Saat ini ada 3 service pengiriman (kurir) barang yang begitu popular di Indonesia, yakni JNE, TIKI dan POS. Ketiganya mempunyai service asuransi, berarti apabila berlangsung kehancuran dengan barang ketika pengiriman, Anda tak perlu kuatir, sebab perusahaan akan menggantinya.

8. Taruh Bukti Pembayaran

bukti pembayaran online banking

Apabila Anda berbelanja online dengan transaksi lewat online banking, jadi sedapat mungkin kerjakan print out bukti pembayaran itu.Bukan apa-apa, sebab adanya bukti transfer itu peroleh meringankan Anda apabila berlangsung tindakan penipuan oleh penjual.Untuk para penjual silakan dalami artikel Cara Jualan Online di Online. Artikel itu sesuai untuk pemula yang ingin Belajar Usaha Online secara mandiri. Tapi, awalnya yakinkan Anda telah mempunyai toko online, apabila belum sebaiknya baca dulu Cara Membuat Toko Online.

Baca Juga : 3 Kekeliruan StartUp Dalam Pemasaran Digital

Ke-8 panduan aman berbelanja online di atas bisa Anda untuk jadikan referensi ketika akan melakukan transaksi online untuk menghindarkan beberapa hal yang tidak diharapkan.Apabila diambil rangkuman, jadi cara berbelanja online yang aman adalah dengan lakukan pengecekan secara dalam berkaitan produk, penjual dan situs toko online  yang dipakai oleh penjual.

Terima kasih, mudah- mudahan bermanfaat Jika anda ingin belajar lebih mendalam mengenai bisnis online, klik disini  untuk  baca infonya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *